Beberapa ilmuwan Australia telah menemukan unsur yang tampaknya tak mungkin dalam perang melawan perubahan iklim --kotoran ikan paus. Beberapa ahli dari Australian Antarctic Division telah mendapati bahwa kotoran ikan paus -- yang kebanyakan dihasilkan dari konsumsi "krill" oleh hewan mamalia raksasa tersebut-- yang secara efektif menempatkan penyubur yang bersahabat bagi tanaman ke dalam perairan samudra. "Ketika ikan paus mengkonsumsi "krill" yang kaya akan zat besi, mereka mengeluarkan sebagian besar zat besi itu kembali ke dalam air, sehingga menyuburkan samudra dan memulai lagi seluruh rantai pangan," kata ilmuwan Steve Nicol. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jika jumlah ikan paus bertambah, maka kotoran hewan itu dapat membantu tanaman laut tumbuh subur, sehingga meningkatkan kemampuan samudra untuk menyerap karbon dioksida yang dituding sebagai penyebab pemanasan global. Zat besi adalah unsur penting dalam produksi tanaman laut, yang dikenal sebagai ganggang, yang menghisap karbon dioksida saat tanaman tersebut tumbuh, kendati itu adalah unsur langka di dalam Samudra Selatan --"yang lesu darah", kata ahli kimiawi samudra Andrew Bowie. "Sepertiga samudra di dunia kekurangan kandungan zat besi," kata peneliti di Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Centre tersebut. Bowie mengatakan ikan paus mengkonsumsi beberapa ton "krill", hewan air berkulit keras dengan tubuh kecil seperti udang, setiap hari dan itu menemukan jalannya kembali ke lautan melalui buangan yang berbentuk cairan dengan warga coklat kemerahan dari hewan mamalia raksasa itu. Ia mengatakan meskipun para peneliti tersebut cukup yakin bahwa kotoran ikan paus berisi zat besi, mereka terkejut dengan tingginya konsentrasi itu, sekitar 10 juta kali zat besi yang terkandung di dalam samudra Antartika.
Senjata Baru Perangi "Global Warming" : Kotoran Paus
Sunday, April 25, 2010
Posted in: iptek, sains | 0 Comments | Email This
Serangan Maya Terhadap Google Incar Sistem Kata Kunci
Wednesday, April 21, 2010

Serangan maya pada Desember terhadap komputer Google Inc mengincar sistem kata kunci perusahaan itu, yang digunakan jutaan orang di seluruh dunia untuk mengakses hampir semua layanan jejaring perusahaan tersebut. Dengan mengutip keterangan orang yang mengetahui langsung penyelidikan itu, The New York Times melaporkan program yang dijaga ketat tersebut dipandang sebagai permata mahkota di Google, sehingga memungkinkan pemakai dan pegawai untuk mengakses hanya dengan menggunakan kata kunci mereka segera setelah mengoperasikan bermacam layanan termasuk surat elektronik dan aplikasi usaha. Dalam terbitan 20 Aprilnya, The New York Times menyatakan Google tak segera menjawab telefon untuk meminta komentar. Program itu, yang diberi nama sandi Gaia --nama dewi Yunani untuk Bumi-- dan masih digunakan dengan nama Single Sign-On, digambarkan secara terbuka hanya satu kali pada satu pertemuan teknis empat tahun lalu, kata harian tersebut. Penyusup tersebut tampaknya tidak mencuri kata kunci pemakai Gmail, dan Google dengan cepat mulai meningkatkan keamanan, kata surat kabar itu. Namun pencurian tersebut membuka kemungkinan, barangkali sedikit, bahwa penyusup mungkin menemukan kelemahan yang mungkin tak diketahui oleh Google, kata beberapa ahli komputer independen sebagaimana dikutip The New York Times. Google mengungkapkan pencurian itu pada 12 Januari, dengan melaporkan pendeteksian " serangan terarah yang sangat canggih terhadap prasarana perusahaan kami yang berasal dari China dan mengakibatkan penciran harta intelektuan dari Google". The Mountain View, perusahaan yang berpusat di California, menyatakan serangan tersebut tampaknya mengincar kegiatan hak asasi manusia China, dan hanya dua akun Gmail tampaknya telah dimasuki. Google saat itu mengatakan perusahaan tersebut akan berhenti menyensor hasil pencarian pada Google.cn. Pada Maret, perusahaan itu menutup layanan pencarian jejaring yang berpusat di China dan mulai mengalihkan pemakai ke portal yang tak disensor di Hong Kong. Keputusan tersebut dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara China dan Washington D.C.
Posted in: iptek, sains | 0 Comments | Email This
Opera Klaim 1 Juta Download Sehari
Saturday, April 17, 2010

Software browser Opera untuk iPhone Apple telah diunduh lebih dari satu juta kali pada hari pertama disediakan bagi konsumen, kata perusahaan Norwegia itu, Kamis (16 /4). Pada 13 April lalu, Apple setuju mendistribusikan browser Opera untuk iPhone-nya setelah kajian kajian panjang, membuka pasar baru dan berpotensi menguntungkan yang sejauh ini dijaga ketat. "Apple berkata 'Ya' dan pengguna iPhone di seluruh dunia mengatakan 'Ya, silahkan," kata Opera dalam pernyataannya. Browser Operasi menjanjikan kecepatan unduh enam kali lebih cepat dibanding browser punya Apple, dan memangkas kesibukan lalu lintas data lebih dari 90 persen. Besarnya lalu lintas data dari ponsel iPhone telah menimbulkan masalah bagi banyak operator jaringan (network) .
Posted in: sains, teknologi | 0 Comments | Email This
Metrodata Distribusikan Symantec
Wednesday, April 14, 2010
Produsen software antivirus, Symantec, menggandeng perusahaan distibutor komputer dan peralatan elektronik PT Metrodata Electronics sebagai upaya meningkatkan pasar serta jaringan distribusinya di Indonesia. "Kolaborasi ini akan mendukung pertumbuhan transaksi bisnis dan investasi," kata Darric Hor, Country Manager Symantec Indonesia usai menandatangani kerja sama dengan Metrodata di Hotel Mulia Jakarta Selatan, Rabu. Symantec menggandeng Metrodata karena Metrodata terbukti telah berdiri kokoh di pasar Indonesia dengan jaringan yang kuat dan menunjukan pemahaman yang dalam pada industri TI. "Indonesia adalah pasar yang potensial dan Metrodata telah teruji selama bertahun-tahun juga memiliki SDM yang mencukupi," kata Darric. Sesuai dengan arah dan tujuan di tahun 2010 , Metrodata memfokuskan mengembangkan distribusi software khususnya Symantec, yang dianggapnya mempunyai portfolio solution yang jelas. "Kita lihat perusahaan-perusahaan lain bergerak tidak hanya hardware tetapi software, tetapi Symantec fokus dengan software sehingga pengalaman dan kualitasnya teruji," kata Sjafril Effendi, Direktur PT. Metrodata. Produk pengaman symantec ditujukan bagi perusahaan, bank, maupun institusi pemerintah yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi. "Sistem pengamanan sangat penting untuk melindungi data dan menjaga kerahasiaan klien," kata Darric. Metrodata yang memiliki pasar lokal yang tersebar di sepuluh provinsi Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banjarmasin dan Medan menjadi kekuatan besar dalam menjangkau pelanggan. Metrodata pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dengan menyasar Enterprise Market (FSI dan Telco) dan Commercial Market ( Cross Industries dan FSI-Non Enterprise) untuk produk Endpoint Protection, Backup Exec for Windows dan Advanced Solution (Altiris, Net Backup, Symantec Security Infromation Manager & Control Compliance Suite). PT Metrodata Electronics Tbk adalah perusahaan publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dan salah satu perusahaan teknologi informasi terkemuka di Indonesia yang bermitra dengan perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia. Symantec adalah perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan solusi keamanan, penyimpanan, dan pengelolaan sistem untuk membantu konsumen serta perusahaan dalam mengamankan dan mengelola dunia yang dikendalikan informasi.
Posted in: sains, teknologi | 0 Comments | Email This
iPad Terjual 450 Ribu Unit

Apple telah menjual sekitar 450 ribu iPad dan 600 ribu buku elektronik sudah diunduh untuk komputer tablet terbaru itu, Kata Direktur Eksekutif Apple Steve Jobs pada kamis. "Kami membuat iPad secepat-cepatnya," kata Jobs di kantor pusat Apple tempat perusahaan itu akan memperkenalkan sistem operasi terbaru untuk iPhone. "Tampaknya kami belum bisa memenuhi kebutuhan dan kami harus berusaha lebih keras," kata jobs. Direktur eksekutif Apple itu juga mengatakan bahwa para pemilik iPad telah mengunduh 3.5 juta aplikasi untuk iPad hingga hari Kamis pekan ini. Apple yang telah menjual lebih dari 300 ribu iPad pada hari Sabtu yang merupakan hari pertama ketersediaannya di AS. Jobs mengatakan 450 ribu perangkat multimedia layar sentuh itu telah terjual pada hari Kamis.
Posted in: sains, teknologi | 0 Comments | Email This
"Facebookers" Gorotalo Khawatir Unggah Dokumen Pribadi
Friday, April 9, 2010
Sejumlah " Facebookers" atau pengguna facebook mulai khawatir untuk mengunggah dokumen mereka yang bersifat pribadi ke dalam situs pertemanan tersebut. Kekhawatiran itu menyusul informasi yang beredar, bahwa dokumen-dokumen pribadi seperti foto keluarga, foto "tempo dulu" bersama kawan-kawan lama, atau catatan- catatan penting yang diunggah oleh pengguna facebook itu, sewaktu-waktu dapat digunakan dan menjadi hak milik facebook sendiri. Agustina, salah seorang pengguna Facebook di Gorontalo, Jumat, mengatakan mengaku cukup terkejut dengan informasi tersebut. "Jangan unggah foto keluarga, anak-anak anda , atau foto lainnya yang punya nilai kenangan. Jangan unggah sesuatu yang punya nilai hak cipta milik anda. Misalnya ada yang mengarang buku lalu di publikasikan di Facebook. Facebook berhak menjual buku anda! Itu sama saja dengan anda menyatakan bahwa itu milik Facebook!," demikian Agustina menirukan isi informasi yang beredar pada sejumlah milis yang diikutinya itu. Informasi yang tersebar dari teman ke teman lainnya, di jaringan milis itu juga menyebutkan bahwa "Kalau anda menghapus sesuatu yang sudah di kirimkan di facebook, maka jangan berpikir bahwa anda sudah benar-benar menghapusnya. Apa pun yang sudah di publikasikan itu sudah menjadi milik facebook dan mereka simpan Kalau anda menghapus, itu hanya menghapus akses di akun anda saja` Rommy, pengguna facebook lainnya juga mengaku tak kalah kaget dengan informasi yang turut dibacanya itu. Di bagian lain informasi itu juga menyebutkan, bahwa jika suatu ketika ada iklan produk bayi yang fotonya ternyata adalah anak anda, maka jangan kaget. karena Facebook punya hak menjual semua isi Facebook. "Cukup mengkhawatirkan juga, di akun pribadi saya cukup banyak foto-foto keluarga seperti yang disebutkan dalam informasi tersebut, ironisnya kita tidak bisa menuntut jika foto kita disalahgunakan," Kata dia. Dirinya kini mengaku tak berani lagi mempublikasikan dokumen apapun, pada akun facebook pribadinya itu.
Posted in: Facebook | 0 Comments | Email This
LIPI Temukan Spesies Anggrek Baru di Kalimantan
Tuesday, April 6, 2010

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Destario Metusala menemukan spesies anggrek baru di Kalimantan, yang diberi nama Dendrobium kelamense D. Metusala, P.O Byrne dan J.J.Wood . Dalam surat elektroniknya, Minggu, Destario Metusala menyatakan, anggrek itu termasuk marga Dendrobium seksi Calcarifera , yang pusat spesiasinya ada di bagian barat Indonesia, yaitu pulau Sumatera, dan dari 29 spesies yang ada, 20 di antaranya adalah endemik. Rio menyatakan, tempat penemuan spesies baru Dendrobium kelamense yang dihasilkan melalui penelitian bersama dengan praktisi anggrek senior dari Singapura serta peneliti senior dari Herbarium KEW di Inggris itu sengaja dirahasiakan demi kepentingan pelestarian. "...karena begitu muncul spesies baru, maka biasanya diikuti eksploitasi besar-besaran terhadap jenis ini di habitat aslinya," demikian Rio menulis dalam surat elektroniknya. Spesies baru itu telah dipublikasikan di jurnal internasional Malesian Orchid Journal edisi Maret 2010. Anggrek D kelamense tumbuh merumpun secara epifit dengan panjang setiap batang dewasanya 60 cm -110 cm. Perbungaan anggrek ini muncul menggantung pada bagian dekat ujung batang, panjang perbungaan 5- 8 ,5 cm dengan lima hingga 12 kuntum bunga. Setiap kuntum bunga yang mekar sempurna memiliki lebar sekitar dua cm dan panjang tiga cm -- 3 ,5 cm. Mahkota dan kelopaknya berwarna kuning cerah mengkilat, dengan pola bercak paralel memanjang berwarna merah marun. Jenis anggrek lain yang memiliki kedekatan morfologi dengan anggrek D kelamense adalah Dendrobium panduriferum. Perbedaan di antara keduanya terutama dapat dilihat dari bentuk bibirnya. Bibir D kelamense memiliki kalus berbentuk ?U? yang terletak di antara lobus samping, serta tepi lobus tengah yang tidak rata dan cenderung bergerigi. Menurut Rio, D. kelamense memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Posted in: iptek, sains | 0 Comments | Email This